Walikota Tanjungbalai H.M Syahrial SH,MH menerima Audiensi FKKDAC Kota Tanjungbalai dan Aliansi PERMATA di aula II Kantor Walikota (Senin, 5/2/2018). Acara yang dihadiri oleh Staf Ahli Bidang Hukum dan HAM Fatwar Nur, Kepala Dinas Sosial, Ka. Badan Kesbangpol, Seketaris Dinas Pendidikan, Seketaris Inspektorat, Jajaran FKKDAC Tanjungbalai serta Pengurus Permata tanjungbalai.

Ketua Permata Adi Syahputra menyampaikan beberapa hal terkait keterlibatan mahasiswa dalam program di pemko tanjungbalai, tempat pembinaan mahasiswa bagi mahasiswa tanjungbalai dikota medan serta menyangkut biaya kuliah.

Sementara itu, Ketua FKKDAC Tanjungbalai Agus Salim Hutagalung menyampaikan beberapa hal diantaranya saat ini ada 211 orang anak Disabilitas yang didampingi FKKDAC (Forum Komunikasi Keluarga Dengan Anak Cacat) tanjungbalai. Permasalahan yang kami hadapi saat ini adanya Guru SD LB yang kembali ke SD umum kami mohon dikembalikan ke SD LB, kami meminta kepada Pemko tanjungbalai melalui Walikota menunjuk Sekolah SMP yang menjadi sekolah lanjutan bagi siswa difabel dari SD LB, kami juga berharap dibuatkan pagar pembatas dan akses jalan bagi anak difabel disekolah SD LB dimana saat ini kondisinya kurang kondusif dimana dapat menggangu sekolah SD Negeri yang berdekatan dengan SD LB tersebut.

Ditambahkannya lagi, kita akan menjalin MOU dengan BLK (Balai Latihan Kerja) Sumut di medan bagi anak Difabel, kami berharap program “Kota Tanjungbalai Ramah Disabilitas” dapat diwujudkan, mengkaji ulang Status SD LB dan bantuan bagi operasional anak SD LB yang saat ini belum dapat ditanggung semuanya hingga saat ini dari 211 anak saat ini masih 100 anak yang dapat ditanggung.

Merespon apa yang disampaikan Permata, Walikota H.M Syahrial mengapresiasi upaya Permata dan berharap nantinya para mahasiswa kami yang tergabung dalam Permata ini dapat terus berkarya memberikan sumbangsihnya bagi kemajuan kota tanjungbalai.

Bagi FKKDAC saya sampaikan akan berupaya merespon apa yang menjadi kebutuhan FKKDAC kota tanjungbalai guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pengembangan Pendidikan anak berkebutuhan khusus yang ada dikota tanjungbalai.

Pemko Tanjungbalai juga akan mengembangkan lokasi percontohan bagi para penyandang Disabilitas dikota tanjungbalai yang tentunya menjadi lokasi ramah Disabilitas, saya upayakan untuk langkah pertama nantinya di kantor camat dan puskesmas, Ungkap H.M Syahrial.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here