Walikota Tanjungbalai M. Syahrial , SH MH menghadiri sidang paripurna istimewa mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekan Republik Indonesia ke 72 di Kantor DPRD Tanjungbalai Rabu  (8.16.2017)

Rapat yang dipimpin ketua DPRD Bambang H Lobo, SE dan juga dihadiri  segenap anggota DPRD Tanjungbalai, Wakil Walikota Tanjungbalai Drs.Ismail bersama unsur Forkompimda, para guru, siswa berprestasi, Paskibraka Tanjugnbalai dan tamu undangan mengamati layar televisi yang sudah disediakan untuk mendengarkan dengan seksama pidato kenegaraan Presiden RI Joko Widodo melalui televisi yang ada di ruang sidang.

Usai menyaksikan pidato kenegaraan dari Presiden RI, Ketua DPRD Bambang H. Lobo, SE membacakan prestasi penghargaan yang didapat Walikota Tanjungbalai di tahun 2017 yaitu penghargaan Museum Record Indonesia sebagai Walikota Termuda Se-Indonesia dan penghargaan satya lencana darma bakti sebagai pembinaan dan pengembangan gerakan pramuka Tanjungbalai di Cibubur.

 

Selanjutnya Bambang juga membacakan daftar 4 guru yang berpretasi di tahun 2017 untuk tingat Provinsi dan Nasional seperti Masita S,Pd Kepala Negeri 132405 sebagai juara 1 perpusatakaan tingkat Provinsi dan Jamaluddin Purba M.pd guru SD Negeri 132405 sebagai guru teladan tingkat Nasional.

Dalam sidang ini ketua DPRD juga membacakan nama nama putra putri berprestasi di tahun 2017 dari cabang pencak silat, tenis meja, gulat, hockey, dan bola voli tingkat provinsi serta membacakan daftar nama anggota Paskibraka Kota Tanjungbalai Tahun 2017.

Setelah ketua DPRD menutup sidang, Walikota Tanjungbalai menanggapi pidato Presiden dengan mengatakan pemerataan pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan menjadi perhatian Pemko untuk di sikapi dengan meningkatkan kualitas bidang tersebut, salah satunya peningkatan pengembangan kualitas Yayasan Politeknik agar dapat menghasilan produk generasi Tanjungbalai yang berkualitas.

Walikota juga mengingatkan dalam momen HUT RI ke 72 ini agar masyarakat Tanjungbalai meningkatkan idealisme sebagai bangsa Indonesia dan mencintai Negara  yang sudah berusia 72 Tahun dengan mematuhi dan menjalankan hukum dan asas asas bernegara.

LEAVE A REPLY