Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota saat membuka Rapat Koordinasi Pemberdayaan Koperasi dan UKM Kota Tanjungbalai yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UKM. Acara yang dilaksanakan di Raja Bahagia Resto (Selasa, 7/8/2018). Acara yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Tanjungbalai Rusnaldi Darma, Kadis Koperasi dan UKM Kota Tanjungbalai Nedi Hamlet, Narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara Kabid Kelembagaan Mardiana Sebayang, Ketua Dewan Koperasi Daerah Kota Tanjungbalai Rinaldi, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Zainul Arifin, Perbankan, Pelaku UMKM, Pengurus Koperasi dan Dinas Terkait.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Wali Kota, H. Ismail meminta kepada seluruh peserta Rapat Koordinasi untuk dapat mengimplementasikan Program-program yang langsung menyentuh masyarakat menengah kebawah. Hal ini perlu dilakukan guna mendorong peningkatan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat. Hingga saat ini kita ketahui Tingkat Kemiskinan di kota tanjungbalai masih sangat tinggi, berkisar 15.08% tahun 2015-2016, Papar Wakil Wali Kota.

“Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota meminta Dinas Koperasi dan UKM bersama dinas terkait lainnya untuk lebih keras lagi bekerja dalam menanggulangi permasalahan ini melalui terobosan dan inovasi yang lebih menyentuh lapisan masyarakat bawah, hal ini sejalan dengan Tema HUT Koperasi Ke 71 tahun ini, Penguatan Koperasi Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Nasional.”

Kita contohkan saja, Cibaduyut dikenal dengan Ikon industri Sepatu lokal, hingga bisa terkenal diseluruh indonesia bahkan mancanegara dan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat didaerahnya. Untuk itu saya berharap Kerja keras Dinas Koperasi dan UKM dalam menciptakan Produk Inovasi UMKM yang mampu menjadi Ikon Kota Tanjungbalai dan yang terpenting mampu meningkatkan Perekonomian Masyarakat dari Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dengan dukungan Semua pihak baik Perbankan, Pelaku Koperasi dan Pengelola UMKM, Ujar Wakil Wali Kota.

Pemerintah Kota Tanjungbalai siap mendukung program-program di OPD kota tanjungbalai yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat kota tanjungbalai.

Rapat Koordinasi Pemberdayaan Koperasi dan UKM diikuti 30 Peserta dari Pengurus Koperasi, Dinas Terkait dan Pelaku UMKM yang diselenggarakan selama 2 hari 7-8 Agustus 2018.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here