Walikota Tanjungbalai H.M Syahrial SH,MH membuka secara resmi Rapat Koordinasi Penyusunan dan Coaching Clinic Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Pemerintah Kota Tanjungbalai yang dilaksanakan di Theme Park Resort dan Hotel Pantai Cermin (Jumat, 23/2/2018).
Kegiatan yang digelar mulai 23 s/d 25 Februari 2018 diikuti 130 Peserta yang berasal dari Anggota DPRD Tanjungbalai Leiden Butar-butar, seluruh OPD dilingkungan Pemko Tanjungbalai beserta camat, Tokoh Masyarakat, Mewakili Kemenpan-RB yakni Kepala Bagian Perencanaan Kinerja dan Penganggaran Harry Sukamto
Coaching Clinic SAKIP ini menurut H.M Syahrial sangat penting untuk direalisasikan karena Visi Misi kita sangat jelas Yakni BERSIH (Berprestasi, Religius, Sejahtera, Indah dan Harmonis) sehingga harus dicapai semaksimal mungkin agar masyarakat pun bisa merasakan apa yang akan kita laksanakan kedepannya melalui program dan perencanaan yang baik bagi Kemajuan Kota Tanjungbalai.
Akuntabilitas Kinerja Pemerintah tidak sebatas waktu dalam penyerapan anggaran, tetapi sejauh mana anggaran yang diserap sesuai dengan apa sudah dituangkan dalam RPJMD,RENSTRA,dan RENJA.
“Dokumen perencanaan ini merupakan kompas bagi OPD dalam membawa pemerintahan daerah untuk mencapai visi dan misi pembangunan, yang hasil pelaksanaannya berupa laporan Kinerja instansi Pemerintah,” jelasnya.
H.M Syahrial berharap kegiatan ini dapat diikuti dengan baik oleh seluruh peserta yang hadir. “Pahami betul materinya supaya berimbas akan kebaikan Lakip Pemerintah Kota Tanjungbalai kedepannya. Sebagaimana dengan hasil yang telah kita peroleh beberapa waktu yang lalu “Nilai B” yang merupakan pencapaian terbaik bagi kita yang sebelumnya meraih “Nilai CC”. Intinya mari kita terus lakukan perbaikan Kinerja dan peningkatan Akuntabilitas kinerja di lingkungan tempat kerja kita masing,” Ungkap H.M Syahrial.
Karena kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan coaching clinic dan merupakan gabungan OPD Sampel, Walikota H.M Syahrial berharap, kegiatan ini tidak sekedar mempertahankan target Nilai B atau bahkan meningkatkan Nilai BB L-KIP, tetapi akan mendorong OPD dilingkungan Pemko Tanjungbalai dalam pencapaian tujuan dan sasaran strategis dimasing-masing unit kerjanya.
Pada kesempatan tersebut, Kabag Perencanaan dan Kinerja dan Penganggaran, Harry Sukamto, menegaskan agar para pimpinan dan jajaran SKPD memahami SAKIP.
“Minimal harus paham untuk apa organisasi itu ada. Apa ukurannya. Berapa targetnya. Bagaimana mencapai target tersebut. Kegiatan apa yang akan dilaksanakan. Baru bicara anggarannya,” jelas Harry.
Harry juga berharap agar SAKIP ini menjadi variabel dalam memberikan dana insentif daerah. “Untuk itu, mari kita tinggkatkan penerapan SAKIP,” imbaunya