Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Drs. H Ismail mengatakan, renja yang dibuat OPD bersifat wajib sebagai acuan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

“Ini tujuannya untuk pembangunan yang merata,” katanya, saat memimpin acara forum perangkat daerah Kota Tanjungbalai 2019, (Rabu, 20/2/2019) di Aula Kantor Wali Kota yang dihadiri Para Pimpinan OPD dilingkungan Pemko Tanjungbalai.

Dalam renja inilah, kata H. Ismail menjadi dasar OPD untuk menjalankan program kerjanya selama satu tahun 2019.

“Sekarang kita telah masuk tahap forum perangkat daerah kota Tanjungbalai 2019. Ini menjadi dasar untuk penyusunan Renja dan menjadi acuan untuk kerja selama setahun dalam rangka pembangunan merata dan terintegrasi, makanya renja ini betul-betul disusun sesuai tupoksi,” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa forum ini diadakan untuk menindaklanjuti tata cara penyusunan Renja Perangkat Daerah yang mencakup beberapa tahapan yakni persiapan penyusunan, penyusunan Ranwal, Penyusunan Rancangan, Pelaksanaan Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah, Perumusan Rancangan Akhir dan Penetapan Renja Perangkat Daerah.

Ada Tujuan Prioritas pembangunan Kota Tanjungbalai yakni Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Kualitas Kehidupan Beragama, Peningkatan Daya Saing Ekonomi untuk peningkatan Kesejahteraan Masyarakat, Kualitas Pendidikan, Peningkatan Aksesbilitas dan Pelayanan Kesehatan, Peningkatan Penataan Kawasan Melalui Pembangunan Infrastruktur yang berwawasan Lingkungan, Pemantapan Kehidupan Berdemokrasi dan Penegakan Hukum serta Penguatan Pemberdayaan Masyarakat dan Peningkatan Ketahanan serta Kemandirian Sosial Masyarakat.

Ketujuh Prioritas Pembangunan ini diaktualisasikan kedalam program dan kegiatan prioritas dimasing-masing perangkat daerah. Selanjutnya diharapkan kepada seluruh OPD untuk memprogramkan hal-hal yang menjadi program prioritas kerja seperti peningkatan kapasitas mental spiritual masyarakat dan ASN, Pembangunan Sarana dan Prasarana Ibadah, Reformasi Pelayanan Perizinan (Penerapan OSS), Penguatan Kelembagaan dan Kerjasama Ekonomi masyarakat, Pengembangan Sektor UMKM, Pembangunan SDM Kewirausahaan, Pengembangan Pendidikan Berkarakter, Penyelesaian Pembangunan RSU Type C Jalan Kartini dan Fasilitas Sarana/Prasarana Kesehatan, Pembangunan Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Jalan Lingkar Utara dan Jalan Lingkar Selatan, Pelaksanaan Pemilukada yang aman dan damai serta Sinergitas Upaya-upaya penanggulangan Kemiskinan.

Wakil Wali Kota menambahkan, forum perangkat daerah ini sudah melalui Musyawaran Rencana Pembangunan (Musrenbang) ditingkat kelurahan maupun kecamatan.

“Saya mengimbau kepada seluruh OPD agar segera mensingkronisasikan semua ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi dan pusat jangan sampai apa yang kita lakukan ini percuma,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Bappeda, Ir H. Ahmad Solihin mengatakan, forum perangkat daerah ini diharapkan dapat pengoptimalsiasi kapasitas daerah untuk pemerataan pembangunan.

“Hasil dari renja perangkat daerah ini akan menjadi berita acara dan ditandatangani,” katanya. Forum Perangkat Daerah berlangsung selama tiga hari mulai 20 s/d 22 Februari 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here