Wali Kota Tanjungbalai, H.M Syhrial membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) VI Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP. MUI) Kota Tanjungbalai yang dilaksanakan di Pendopo rumah dinas Wali Kota, rabu malam (23/12/2020). Hadir juga dalam kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan itu unsur Forkopimda Tanjungbalai, Wakil Ketua II DPRD Kota Tanjungbalai Syahrial Bhakti, Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Robinson Hendrik Hotwiory, Wakapolres Tanjungbalai, Kompol H. Jumanto, mewakili Dandim 0208 Praka J. Tanjung, Sekdakot Tanjungbalai Yusmada, Ketua Umum MUI Sumut H. Maratua Simanjuntak, Kepala Kantor Kemenag Tanjungbalai H. Al Ahyu, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Sumut H Abdullah Syah, Plt. Ketua Umum MUI Tanjungbalai H. Amran, Ketua Umum Dewan Pertimbangan MPD MUI Kota Tanjungbalai H. Zulkifli Amsar Batubara, Ketua FUI Tanjungbalai Ust. Indrasyah, Ketua FPI Tanjungbalai Surya Abdi Lubis Als. (Osama), Camat Sekota Tanjungbalai, Pengurus MUI Kecamatan dan Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) sekota Tanjungbalai, Camat sekota Tanjungbalai serta para Ormas Ormas Islam Sekota Tanjungbalai
Dalam sambutannya, Wali Kota Tanjungbalai, H.M Syahrial menegaskan kembali peran ulama dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara. Gubsu juga mengatakan, ulama mendukung umaro agar dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik dan benar. Selain memilih ketua umum dan jajaran kepengurusan, dalam Musda ini dibahas Program Kerja MUI Sumut untuk 5 tahun ke depan dan garis besar arah kebijakan, juga hal-hal yang berkaitan dengan fatwa tentang permasalahan kontemporer. Musda ini juga akan menghasilkan taujihat (rekomendasi) Musda VI MUI Tanjungbalai.
“Kepada Ketua MUI yang terpilih nantinya ada yang saya inginkan untuk menggabungkan Ulama dan Ustad untuk menjadikan kota Tanjungbalai menjadi kota Ulama, Program Kader Ulama anggarannya sudah dititipkan kepada MUI Kota Tanjungbalai semoga besok Ketua MUI yang terpilih mudah- mudahan mempunyai akhlak yang mulia dan dapat bergandengan dengan Pemerintah untuk menjalan program program keagamaan di Kota Tanjungbalai, harap Wali Kota H.M Syahrial
Sementara itu, Ketua Umum MUI Sumut H. Maratua Simanjuntak menyampaikan yang dihadapi Ulama saat ini ada dua hal yakni Covid-19 dan ancaman terhadap aqidah, untuk itu para ulama diperlukan kekuatan fisik dan Ilmunya.
Majelis Ulama Indonesia ini adalah tenda besar bagi umat Islam siapa aja bisa masuk kedalamnya asal mengucap syahadat. Polri dan TNI agar bisa bersinergi dengan para ulama untuk memecahkan masalah ditengah- tengah masyarakat kota Tanjungbalai
agar situasi tetap aman dan kondusif, Ujarnya
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungbalai, H. Al Ahyu mengatakan menurut kami pelaksanaan Musda MUI di Kota Tanjungbalai ini sangatlah penting, gunanya untuk meredam permasalahan dan isu isu negatif yang beredar di tengah tengah masyarakat pada saat ini. Kita sebagai Umat Islam harus menguatkan rasa bertoleransi tehadap Umat beragama lainnya dan Mazhab Lainnya. Kedepan kami berharap agar Ketua MUI yang baru dapat bersinergi dengan Kemenag Kota Tanjungbalai untuk menuntaskan permasalahan permasalahan ditengah masyarakat kota Tanjungbalai serta dapat mendorong Tupoksi Kemenag Kota Tanjungbalai.
Ketua Umum Dewan Pertimbangan MPD MUI Kota Tanjungbalai H. Zulkifli Amsar Batubara menyampaikan agar ketua MUI Kota Tanjungbalai bisa bergandengan tangan dengan pemerintah Kota Tanjungbalai. Saya dari dewan penasehat mengucapkan terima kasih sebesarnya kepada panitia yang telah menyiapkan acara ini. Maka dari itu jangan lagi kita cari perpecahan, marilah kita bergandengan tangan untuk kota Tanjungbalai yang lebih baik. Harapannya semoga Ketua MUI yang terpilih nantinya mampu menyatukan kita dikota Tanjungbalai.
Pembukaan Musda VI DP.MUI Kota Tanjungbalai ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wali Kota H.M Syahrial bersama Ketua Umum MUI Sumut H. Maratua Simanjuntak dirangkai dengan pemberian plakat/cenderamata oleh Wali Kota kepada Ketua Umum MUI Sumut.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here