Kominfo Tanjungbalai – Menjelang bulan Ramadhan 1443 H yang bertepatan dengan Tahun 2022, Plt Wali Kota Tanjungbalai, H Waris Thalib didampingi Plt Kadis Dagper Syamsul Rizal, Kadishub Khairul, Plt Kasatpol PP Arifin Ritonga, Kabag Perekonomian Rosidah Parinduri melakukan monitoring harga dan ketersediaan/stok sembako di beberapa pasar tradisional dan moderen Kota Tanjungbalai.

Plt Wali Kota Tanjungbalai, H Waris Thalib menyampaikan monitoring ke pasar tersebut terkait antisipasi lonjakan harga dan memantau ketersediaan/stok bahan pokok dan sembako jelang bulan Ramadhan, ungkap Waris saat melakukan monitoring harga dan stok bahan pokok dan sembako di pasar Bengawan Tanjungbalai, Jalan Veteran, Kamis (31/3/2022)

Di Salah Satu Grosir Sembako Waris juga mengobrol dan menanyakan langsung terkait harga dan stok sembako dalam kaitannya menyambut bulan Suci Ramadhan. Pemilik Grosir Sembako mengatakan untuk saat ini harga beberapa jenis sembako seperti beras, gula, garam, daging, minyak goreng, susu dan telur relatif stabil seperti hari biasa. Hanya saja kita belum tahu untuk beberapa hari kedepannya. Sementara untuk persediaan / stok Sembako masih aman Sebab kenaikan harga maupun persediaan barang tergantung distributor yang memasok bahan tersebut ke toko kami, ujar salah satu pedagang di pasar Bengawan

Sementara itu, Plt Wali Kota berpesan kepada para pedagang untuk tidak menaikkan harga sesuka hati atau mengambil untung besar. Kenaikan harga harus mengikuti mekanisme pasar yang telah ditentukan oleh Pemerintah

Di beberapa lapak pedagang sayur dan buah yang di kunjungi Plt Wali Kota, kebanyakan para ibu calon pembeli mengeluhkan harga sayur mayur jenis cabai, bawang merah dan komoditas lainnya yang mulai merangkak naik. Kenaikan harga menurut para pedagang sayur, karena faktor cuaca yang tak menentu yang berdampak pada hasil panen petani yang menurun.

“Dalam pantauan kami bahan pokok relatif tersedia untuk pasokan dan juga stoknya, terkait kenaikan harga dalam pemantauan kita tadi juga masih relatif normal dan tadi kita sampaikan agar kenaikan harga harus mengikuti mekanisme pasar bukan sesuka hati,” ucap Waris

Kemudian, Waris berharap ketersediaan bahan pokok lainnya minyak goreng sesuai himbauan Gubsu agar para pedagang di Sumut menjual minyak goreng pada kisaran harga 15ribu rupiah, namun untuk memastikan hal ini saya minta Dinas terkait tanggap untuk terus memantau perkembangan dilapangan agar kesesuaian harga dengan ketersediaan terkendali, sambungnya

“Saya menghimbau para pengusaha agar tidak lagi menaikkan harga minyak goreng meskipun saat ini sudah diserahkan dalam mekanisme pasar agar masyarakat kurang mampu dapat terbantu. Kita berharap kepada para pedagang untuk menaati himbauan Gubsu,” tegas Waris

“Memang perlu kita antisipasi tadi yang minyak goreng, kami berharap hasil pengecekan hari ini coba kita koordinasi lagi dengan para distributor, sehingga kita memasuki bulan suci Ramadhan tahun ini sudah mulai turun kemudian harga pasokan sembako juga stabil,” pungkas Plt Wali Kota Waris Thalib

Selain Pasar Bengawan, Plt Wali Kota Waris Thalib bersama pimpinan OPD juga melakukan monitoring harga dan stok bahan pokok di beberapa pasar modern salah satunya Indomaret di jalan Ahmad Yani